Memang bila dibandingkan dengan Agya, Ayla memang masih kalah dalam angka penjualan mobilnya. Namun setidaknya bisa mengalahkan beberapa merek ternama sebagai mobil yang diburu oleh pengguna kendaraan bermotor. Mungkin karena harganya yang paling murah sehingga menjadi incaran banyak kalangan menengah bawah.
Mayoritas pengguna mobil LCGC memang dari segmen menengah bawah, dimana harganya memang cukup miring untuk kategori mobil baru yang bisa mengaspal di jalan. Padahal bila dibandingkan dengan mobil di atasnya selisihnya juga cukup lumayan, puluhan juta bahkan ratusan juta. Namun bila dilihat dari fungsi memang untuk bisa melaju di jalan, masalah performa, fitur adalah urusan berikutnya.
Pada kondisi jalanan yang macet, memang tidak begitu beda jauh antara mobil mewah yang super cepat dengan mobil Ayla atau mobil LCGC lainnya. Semuanya akan merambat dengan kecepatan yang sama, bahkan pada mobil Ayla jauh bisa irit bahan bakar. Ini disebabkan CC mesin mobil yang kecil. Maka wajar pada jalanan kota yang merambat 10 km sampai 40 km, mobil Ayla paling irit pemakaian bahan bakarnya.
Ini bisa dicek, lebih baik lagi sih memang adu irit bahan bakar, bukan adu balap maksudnya. Ayla dipacu bersama mobil di atasnya dengan kecepatan 10 km sampai 40 km. Pastinya mobil Ayla akan memenangkan lomba irit bahan bakar, meskipun mungkin tidak untuk beberapa mobil hybrid yang irit bahan bakar namun mahal di harga mobilnya.
Di banyak Negara seperti Eropa dan Amerika Utara, terjadi perubahan dalam tren mobil yang diproduksi dan disukai pengguna mobil. Ada kecenderungan mobil yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Mobil kecil yang irit bahan bakar dan hybrid juga mulai ramai diburu, biasanya akan menjadi mobil pasti di garasi mereka disamping mobil-mobil lainnya.
Ini cukup wajar mengingat BBM bagi mereka tidak disubsidi, bahkan ditarik pajak. Jadi mobil yang boros hanya akan menjadi milik orang kaya saja. Seperti jenis mobil Ayla atau mobil kecil akan menjadi mobil favorit kalangan menengah ke bawah. Maka tidak heran bila banyak pabrikan yang memastikan memiliki mobil kecil di varian mobil yang diproduksinya.
Memang ini bisa dilihat di angka pertumbuhan Ayla dan mobil kecil lainnya yang semakin mendominasi. Hanya bersaing ketat dengan mobil MPV yang memang masih dibutuhkan dan juga menjadi mobil favorit. Di tengah mahalnya harga BBM, prospek mobil Ayla dan mobil kecil lainnya akan semakin besar.
Bisa jadi di kedepannya, mobil Ayla dan mobil LCGC lainnya akan mendominasi pasar industri mobil secara keseluruhan. Dari grafik angka penjualan yang dilangsir oleh Gaikindo, jelas terjadi kenaikan yang cukup besar, bila dibandingkan dengan pertumbuhan jenis mobil lainnya. Ayla dan sejenisnya mungkin akan menjadi mobil wajib di garasi rumah.